Jumat, 14 Agustus 2020

Al-Qur'an membahas tentang rahim

Oleh : Rahma Wati Matondang ( KKL IAIN Padangsidimpuan 2020) 
Kini kita mulai membahas keajaiban janin dalam rahim, sebagaimana diutarakan Al-Qur'an lebih dari 14 abad yang lalu, yang ternyata sesuai dengan apa yang diungkapkan ilmu pengetahuan dan hasil pemotretan modern dalam kurun waktu akhir-akhir ini. Kami katakan di akhir-akhir ini karena ilmu pengetahuan tentang janin baru diketahui secara jelas abad ke - 20 ini.
Pada abad ke-17 ilmu pengetahuan menyatakan bahwa manusia diciptakan sudah dalam bentuk lengkap didalam sperma dan membesarkannya akan ditemukan di sana bentuk manusia lengkap dan sempurna. Hal ini juga memberi pengertian bahwa proses manusia tidak melalui tahap-tahap , tetapi sekaligus menjadi manusia.
Pada abad ke-18 yaitu sesudah ovum berhasil diidentifikasi, pendapat diatas berubah. Mereka menjadi menitik beratkan peran wanita dalam kehamilan dan relatif mengabaikan peran lelaki. Mereka berkata bahwa dalam ovum telah terdapat manusia lengkap, sebab ovum ukurannya lebih besar dari sperma. Sedangkan sperma hanya sekedar melakukan perkawinan.
Pendapat demikian berlanjut sampai abad ke-20 , yaitu sampai ilmu pengetahuan modern mengubahnya dengan mengungkapkan penemuan baru tentang perkembangan janin dalam rahim ibunya. Bahkan melalui alat pemotret modern dilihat perubahan dan perkembangan janin.
Namun jauh sebelum itu, Al-Qur'an telah menerangkan secara rinci tentang pertumbuhan dan perkembangan janin. Empat belas abad yang lalu, pada saat dunia masih buta sama sekali terhadap proses pembentukan dan perkembangan janin dalam kandungan. Ini tidak mungkin terjadi kecuali jika datang penjelasan dari Allah SWT 
Muhammad Saw. Adalah nabi yang buta huruf dan tidak memiliki ilmu tentang manusia dan proses perkembangannya. Sedangkan Al-Qur'an adalah firman Allah SWT. yang tidak akan terganti, berubah, dan merupakan ibadah bagi pembacanya sampai hari kiamat. 
Firman Allah SWT. Tentang perkembangan janin.
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal ) dari tanah. Kemudian kami jadikan dari saripati itu air mani ( yang disimpan) dalam tempat yang kokoh( rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang , lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang berbentuk lain. Maha suci Allah , pencipta yang paling baik" ( Q.S. Al-Mu'minun : 12-14)

Selasa, 11 Agustus 2020

Berternak ayam kampung petelur , langkah jitu meningkatkan ekonomi di masa new normal

Oleh : Rahma Wati Matondang ( KKL IAIN Padangsidimpuan 2020)
Di masa new normal , kita dianjurkan untuk menghindari keramaian dan menetap di rumah. Sedangkan di masa normal sebelum Corona virus muncul, untuk meningkatkan ekonomi perlu keluar rumah, bertemu banyak orang, menghadiri keramaian, melakukan interaksi. Tak heran, banyak masyarakat kehilangan mata pencarian. Jadi bagaimana solusi dari masalah tersebut? Kita memerlukan mata pencarian yang tidak perlu menghabiskan waktu untuk bertemu banyak orang, salah satu nya yaitu Beternak ayam kampung petelur.
Telur merupakan salah satu makanan yang selalu dicari orang karena kandungan gizinya, dan dapat diolah menjadi makanan apa saja, salah satunya dadar telur, telur rebus, telur mata sapi, bahan kue, bahan membuat pergedel, dan sebagainya. 
Hal ini tentu dapat menjadi ladang bisnis untuk meningkatkan ekonomi di masa new normal. Terutama ayam kampung , sudah seperti hewan peliharaan di daerah Padangsidimpuan atau Indonesia.
Selama ini ayam kampung dikenal sebagai penghasil daging yang lezat. Sedangkan telurnya dikonsumsi kebanyakan merupakan hasil sampingan saja. Ayam kampung umumnya mempunyai ketahanan tubuh lebih kuat terhadap penyakit dibangdikan ayam ras , sehingga penggunaan obat-obat kimia untuk ayam kampung relatif lebih sedikit. Banyak orang meyakini bahwa telur ayam kampung lebih alami dibanding telur ayam ras. Telur ayam kampung mempunyai banyak kelebihan dibandingkan telur ayam ras. Rasanya lebih gurih dan bau amisnya lebih rendah dari ayam ras. Oleh karena itu , telur ayam kampung tidak hanya dikonsumsi matang tetapi sering dicampur madu, susu, jamu, dll. Selain itu telur ayam juga banyak digunakan dalam industri obat dan kosmetik. 
Sumber : Kliwon sujionohadi dan Ade Iwan Setiawan, Ayam Kampung Petelur, ( Jakarta : Penebar swadaya, 2004) 

Senin, 10 Agustus 2020

Mukjizat Al-Qur'an 'Dan kami jadikan tanda siang itu terang'

Oleh : Rahma Wati Matondang ( KKL IAIN Padangsidimpuan 2020) dikutip dari buku karangan Prof. Dr. mutawalli asy-sya'rawi 

Firman Allah SWT. 
" Lalu kami hapuskan tanda malam dan kami jadikan tanda siang itu terang"
( Q.S Al-Isra :12)
Suatu mukjizat , Allah SWT. Mensifatkan siang dengan terang. Siangkah yang terang atau mata yang terang ? .
Memang yang dapat melihat itu mata , akan tetapi hakikat ilmiahnya bukan demikian. Secara ilmiah terbukti bahwa Sinar matahari sebagai sumber cahaya memancarkan sinarnya ke sebuah benda, kemudian benda tersebut memantulkan kembali sinar yang diterimanya dan ditangkap oleh retina mata sehingga mata dapat melihat.
Jadi yang menjadikan mata dapat melihat bukan zat mata itu sendiri, tetapi karena ada cahaya yang dipantulkan ke mata oleh benda yang menerima cahaya tersebut. Kalau sinar atau cahaya itu sirna berganti dengan kegelapan maka matapun tidak dapat melihat sesuatu kecuali bila ada berkas cahaya lainnya.
Ayat Allah SWT. Berikut memang menunjukkan makna yang sangat mendalam.
"Dan kami jadikan tanda siang itu terang"
Jadi yang terang adalah siangnya, bukan mata.
Kalau Al-Qur'an itu bukan dari Allah SWT. tetapi dari Muhammad , maka bagaimana Muhammad dapat berspekulasi dengan membahas ilmiah yang begitu serius? 
Dari mana kiranya keterangan yang diperoleh Rasulullah tentang masalah ilmiah yang serius ini?
Tidakkah permasalahan ini cukup memberi bukti akan tepatnya pemilihan kita untuk beriman kepada Allah SWT? 
Suatu sikap yang mengimani bahwa Al-Qur'an dengan keajaibannya diturunkan dari sisi Allah Maha Pencipta seluruh alam semesta.

Sumber : Prof. Dr. M.Mutawalli asy-sya'rawi , Bukti-bukti Adanya Allah, ( Jakarta : Gema Insani Press, 2000)

Mukjizat Al-Qur'an tentang Rotasi Bumi

Oleh : Rahma Wati Matondang ( KKL 2020 IAIN Padangsidimpuan) dikutip dari buku karangan ' Prof. Dr. Mutawalli As-sya'rawi 

Bukti tentang rotasi bumi dalam Al-Qur'an yaitu : 
"Dan kamu lihat gunung-gunung itu , kamu sangka tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagaimana jalannya awan. Begitulah perbuatan Allah yang membuat kokoh tiap-tiap sesuatu , sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan".  (Q. S An- naml : 88) 

Apabila kita membaca ayat ini pasti kita menjadi heran karena menyatakan bahwa gunung-gunung berjalan seperti jalannya awan , sedangkan yang kita saksikan dengan mata kita adalah gunung itu tetap dan tegak , beli, dan sama sekali tidak bergerak. Itu berarti penglihatan kita terhadap diamnya gunung adalah penglihatan semu. Ada sesuatu ciptaan Allah SWT. Yang tersembunyi di belakang kita. Selama penglihatan itu masih berupa sangkaan atau perkiraan , maka belumlah dapat dikatakan pasti.
Itulah kebesaran dan takdir Allah bahwa apa yang kita lihat selalu sesuatu yang hakiki ( yang sebenarnya) 
Gunung yang besar tidak mungkin tersembunyi dari penglihatan kita. Dan Allah menyamakan model perjalanan gunung seperti perjalanan awan. Hal yang dapat kita ketahui bahwa awan tidak mampu ( berpotensi bergerak apabila dengan kemampuan sendiri. Dia akan bergerak apabila ada kekuatan yang mendorongnya yaitu angin. Tanpa angin maka awan akan berada ditempatnya dan tidak bergerak. Begitu pula halnya dengan gunung tidak mampu bergerak sendiri dan tidak mampu beranjak dari tempatnya semula pindah ke lokasi lain.
Gunung terletak di permukaan bumi dan tidak ada kekuatan lain yang mampu menggerakkannya kecuali bumi itu bergerak sendiri.
Kita tidak merasakan adanya perputaran bumi pada porosnya ( rotasi bumi), begitu pula tidak merasakan adanya perjalanan gunung-gunung.
Ada sesuatu yang perlu diperhatikan bahwa dengan berjalannya awan terjadi beberapa musim , yaitu musim hujan, dan musim kemarau, dan membuat matahari kadang kala muncul kadangkala tersembunyi dibalik awan.
Memang banyak hal yang bisa kita temukan kalau kita mau menelusuri dan mengkaji secara lebih luas dan mendalam tentang alam , tetapi kebanyakan dari kita tidak mau memperhatikan. 
Ada empat belas ayat dalam Al-Qur'an yang menyerukan untuk 'berjalanlah dimuka bumi ' dan bukan 'ala ' yang berarti diatas bumi. Hal ini sesuai dengan hakikat ilmiah bahwa atmosfir bumi termasuk dalam wilayah bumi. Kita tidak keluar dari bumi kecuali bila keluar dari atmosfer bumi. Pesawat terbang yang terbang di angkasa adalah tetap terbang di bumi , kecuali pesawat atau satelit luar angkasa yang terbang di luar atmosfer bumi.
Jadi bumi dan atmosfer yang mengelilingi nya adalah satu kesatuan yaitu bumi. Jadi kalimat 'berjalanlah dimuka bumi' mencakup antara muka bumi dan atmosfer bumi.
Sumber : Prof. Dr. M. Mutawalli Asy-sya'rawi , Bukti-bukti adanya Allah, ( Jakarta : Gema insani Press , 2000) 

Minggu, 09 Agustus 2020

Mengenal Listrik

Oleh : Rahma Wati Matondang (KKL IAIN PADANGSIDIMPUAN 2020)

A.    Listrik Dinamis

            Listrik dinamis mempelajari tentang muatan-muatan listrik yang bergerak, yang disebut sebagai arus listrik

            Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat mendengarkan radio, menonton televisi, menggunakan kulkas, setrika listrik dan lain-lain.  Penggunaan alat-alat tersebut memerlukan listrik. Arus listrik terjadi karena adanya perpindahan muatan-muatan listrik. Listrik dibedakan menjadi listrik statis (listrik tak mengalir) dan listrik dinamis (listrik mengalir). Listrik statis merupakan bagian dari ilmu listrik yang mempelajari sifat-sifat muatan listrik. Muatan listrik berkaitan langsung dengan susunan zat suatu benda. Semua benda tersusun atas partikel-partikel yang sangat kecil yang disebut atom. Atom terdiri atas inti atom atau nukleus dan elektron. Inti atom terletak di tengah tengah atom terdiri dari proton dan neutron. Elektron bergerak mengelilingi inti atom. Dari pelajaran listrik statis ini kita dapat mengetahui bahwa elektron adalah muatan listrik yang mudah berpindah-pindah melalui bahan konduktor serta sulit berpindah melalui bahan isolator. Namun demikian, dalam kehidupan sehari-hari pemanfaatan listrik lebih banyak berkaitan dengan muatan listrik yang bergerak (listrik dinamis), baik dirumah, dikantor, di perusahaan maupun di industri kecil dan besar. [1]

1.      Arus Listrik

     Listrik dinamis atau elektrodinamika berkaitan dengan dengan muatan listrik yang bergerak atau arus listrik. Kata arus berarti aliran atau gerakan        kontinyu. Arus listrik analog dengan aliran air. Aliran air terjadi jika ada perbedaan ketinggian atau perbedaan energi potensial. Air mengalir dari          tempat tinggi (energi potensial tinggi) ke tempat yang rendah (energi potensial rendah). Demikian halnya arus listrik mengalir karena adanya perbedaan potensial listrik V (V positif dan V negatif). Perbedaan potensial listrik dalam rangkaian listrik ditimbulkan oleh Gaya Gerak Listrik (GGL) dalam sumber arus listrik (misalnya baterai). [2]

                 Arus ini mengalir pada suatu bahan yang mudah mengalirkan arus listrik yang disebut konduktor. Suatu bahan disebut bersifat konduktif (bahan konduktor) jika di dalamnya terdapat cukup banyak muatan (elektron) bebas. Lawan dari konduktor adalah isolator yaitu bahan yang sukar mengalirkan arus listrik karena kurang atau tidak memiliki elektron bebas. Logam pada umumnya adalah konduktor karena mudah memiliki elektron bebas. Sedangkan bahan bukan logam pada umumnya adalah isolator karena sukar memiliki elektron bebas.  Elektron bebas adalah elektron yang tidak terikat pada satu inti atom, atau meskipun terikat, ia merupakan elektron yang letaknya jauh dari inti sehingga hanya mendapatkan gaya tarik yang kecil saja. Elektron bebas ini kemudian, yang akan “mengalir” dalam bahan (kawat) apabila ada perbedaan potensial diantara dua titik pada kawat.  Elektron-elektron dalam kawat yang memiliki benda potensial mengalir dari potensial yang lebih rendah (-) ke potensial yang lebih tinggi (+) (Namun dalam baterai yang terjadi justru sebaliknya). Dari paparan di atas dapat disimpulkan bahwa arus listrik merupakan gerakan kelompok partikel bermuatan listrik dalam arah tertentu. Arah arus listrik yang mengalir dalam suatu konduktor adalah dari potensial tinggi ke potensial rendah (berlawanan arah dengan gerak elektron).[3]

2.      Kuat Arus Listrik

                 Aliran listrik ditimbulkan oleh muatan listrik yang bergerak di dalam suatu penghantar. Seperti yang akan dibahas lebih lanjut, arah arus listrik (I) yang timbul pada penghantar berlawanan arah dengan arah gerak elektron. Muatan listrik dalam jumlah tertentu yang menembus suatu penampang dari suatu penghantar dalam satuan waktu tertentu disebut sebagai kuat arus listrik. Dengan demikian kuat arus listrik (I) didefinisikansebagai “jumlah muatan listrik yang menembus penampang konduktor tiap satuan waktu; atau banyaknya muatan yang mengalir dalam satu detik”, sehingga secara matematis bisa dirumuskan sebagai :

I = Q / t

Dengan                 I = Kuat Arus (Ampere / A)

                             Q=  Muatan Listrik ( Coulomb / C)

                             t  = Waktu ( Sekon/ s)            

 

                 Dari definisi, kuat arus dapat dipahami bahwa makin banyak jumlah muatan listrik (elektron) yang bergerak, makin besar pula kuat arusnya. Demikian juga makin besar luas penampang penghantar makin banyak arus elektron yang mengalir. Selain karena pengaruh luas penampang kuat arus listrik ditentukan juga oleh faktor-faktor lainnya seperti beda potensial listrik pada penghantar dan jenis penghantar. [4]

3.      Hukum Ohm

            Sebagaimana disinggung di muka, arah dari arus listrik berlawanan dengan arah mengalirnya elektron, ketentuan arah arus ini hanyalah merupakan sebuah kesepakatan. Arus listrik sebenarnya adalah aliran partikel bermuatan negative (elektron bebas). Penentuan arah arus ini didasarkan pada kesepakatan historis, karena mula-mula dianggap bahwa adanya arus listrik pada logam itu, disebabkan oleh gerakan muatan positif, sedangkan yang sebenarnya yang bergerak adalah elektron. [5]

            Di alam ini tidak ada bahan isolator maupun bahan konduktor yang             sempurna yaitu suatu bahan yang sama sekali tidak dapat mengantarkan arus listrik, maupun suatu bahan yang tanpa mempunyai hambatan. Mudah tidaknya suatu arus mengalir pada suatu penghantar dinyatakan dalam Hukum Ohm. Hukum ini berasal dari hasil percobaan George Simon Ohm (1787 – 1854) yang menunjukkan adanya hubungan antara arus, beda potensial dan hambatan: “Kuat arus yang mengalir pada suatu penghantar berbanding lurus dengan beda potensial antar kedua ujung penghantar tersebut dan berbending terbailk dengan hambatannya”. Secara matematis ditulis:

I = V/R

I=  Kuat Arus ( Ampere / A)

V= Beda Potensial ( volt / V)

R= Hambatan ( ohm )

 

4.      Rangkaian Listrik Seri dan Paralel

             Rangkaian listrik dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu rangkaian seri dan rangkaian paralel.  Rangkaian komponen listrik yang disusun secara berderet dengan tidak ada cabang pada sumber arus listrik disebut dengan rangkaian listrik seri. Pada rangkaian listrik seri, kuat arus yang mengair pada setiap rangkaian adalah sama sedangkan beda potensial berbeda. Rangkaian paralel adalah rangkaian komponen listrik yang disusun secara sejajar sehingga terbentuk cabang diantara sumber arus listrik. Pada rangkaian paralel arus yang mengalir pada setiap cabang berbeda, sedangkan beda  potensialnya sama. [6]

A.    Listrik Statis

             Sesungguhnya fenomena elektrostatik merupakan pemandangan yang sering kita saksikan  sehari-hari. Mungkin di antara Anda pernah mengalami peristiwa ketika menyetrika kain wool, begitu selesai disetrika maka kain wool tersebut menarik rambut-rambut di badan Anda saat kain tersebut didekatkan ke tubuh. Beberapa dari Anda mungkin pernah iseng menggosokkan penggaris plastik pada tangan Anda kemudian mendekatkannya ke rambut teman Anda hingga nampak beberapa helai rambut berdiri karenanya. Atau coba Anda lakukan dengan menggunakan balon, gosokkan ke rambut Anda kemudian tempelkanlah pada dinding, lihatlah apa yang terjadi? Balon akan menempel pada dinding. Dalam skala yang besar fenomena elektrostatik sering Anda lihat pada timbulnya petir akibat loncatan muatan listrik statis di ionosfer. Beberapa contoh tersebut adalah salah satu dari sekian banyak fenomena elektrostatik yang sudah menjadi perhatian manusia sejak ribuan tahun lalu.[7]

          Sebagaimana kita ketahui bahwa benda-benda yang kita kenal di sekeliling kita pada umumnya benda non-konduktor yaitu benda bermuatan netral. Ini berarti bahwa jumlah muatan positif dan negatif di dalamnya sama. Dan karena setiap benda terdiri dari atom, maka dengan demikian jumlah muatan elektron akan sama dengan inti atom yang bermuatan positif. Lalu bagaimana suatu benda bisa bermuatan listrik? Salah satu kegiatan percobaan untuk menunjukkan adanya muatan listrik ialah menggosok batang kaca dengan kain sutera sehingga batang kaca menjadi bermuatan negatif. Atau menggosok batang plastik dengan kain wol sehingga batang plastik menjadi bermuatan positif. Bagaimana menjelaskan dua jenis gosokan yang menghasilkan muatan yang berbeda. Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda harus mengingat kembali teori atom Rutherford dalam ilmu kimia.

            Menurut Rutherford atom pembentuk benda tersusun dari sejumlah proton bermuatan positif  yang terkonsentrasi di inti dan sejumlah elektron bermuatan negatif menempati sejumlah kulit lintasan yang mengelilingi inti. Benda netral adalah benda yang pada setiap atomnya jumlah proton sama dengan jumlah elektron.

          Pada saat suatu benda berinteraksi dengan benda yang lain maka hanya elektron-elektron yang berada pada posisi terluar yang terlibat dalam interaksi tersebut. Elektron-elektron terluar ini biasa disebut elektron valensi. Jika elektron terluar lepas, maka jumlah proton (bermuatan positif) lebih besar dari jumlah elektron sehingga atom menjadi bermuatan positif. Sebaliknya apabila ada elektron yang masuk menempati kulit lintasan, maka  jumlah elektron lebih banyak dari jumlah proton, akibatnya atom bermuatan negatif. [8]

 

 


 

Daftar Pustaka

 

Sunardi, Pendalaman Kompetensi IPA-Fisika untuk SMP/MTs         Kelas IX. (Bandung: YRAMA WIDYA), 2006

 

Zaelani, Bimbingan Pemantapan Fisika untuk SMA/MA, (Bandung: YRAMA WIDYA), 2006

 

Slamet, A., dkk., Praktikum IPA ( Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas), 2008

           

Sulistyanto, H & Edy Wiyono,  Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI Kelas 6 (Jakarta: Yudistira), 2006


[1]  Sunardi, Pendalaman Kompetensi IPA-Fisika untuk SMP/MTs        Kelas IX. (Bandung: YRAMA WIDYA), 2006

 

[2] Ibid

[3] Zaelani, Bimbingan Pemantapan Fisika untuk SMA/MA, (Bandung: YRAMA WIDYA), 2006

 

 

 

[4] Ibid

[5] Slamet, A., dkk., Praktikum IPA ( Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas), 2008

         

[6] Ibid

[7] Sulistyanto, H & Edy Wiyono,  Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MI Kelas 6 (Jakarta: Yudistira), 2006

 

[8] Ibid


Parent Day Sebagai Terobosan Pendidikan di Indonesia yang Efektif

Oleh : Rahma Wati Matondang ( KKL IAIN Padangsidimpuan) 

A.    Kondisi Pendidikan di Indonesia saat ini

            Menyangkut masalah pendidikan di Indonesia, A. Qodry Azizy, mantan Dirjen Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama RI, menyimpulkan bahwa penyebab krisis moral adalah kesalahan pendidikan nasional. Mengutip pendapat H. A. R Tilaar, Qodri menguraikan beberapa kelemahan yang dimiliki sistem pendidikan nasional, yaitu:

1.      Sistem pendidikan yang kaku dan sentralistik. Implikasi dari sistem ini adalah uniformitas dari segala bidang , seperti seragam sekolah, kurikulum, materi ujian (UN), system evaluasi, dan sebagainya.

2.      Sistem pendidikan nasional kurang mempertimbangkan kenyataan di masyarakat. Masyarakat dipandang sebagai objek daripada subjek pendidikan . Masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam keputusan dan kebijakan pendidikan. Akibatnya, pendidikan dijalankan pemerintah mengalami aliansi dari kebutuhan masyarakat.

3.      Sistem pendidikan nasional cenderung birokratik. Orientasi kekuasaan yang dominan melemahkan system pelayanan dalam dunia pendidikan

4.      Ketika sekolah direduksi menjai perpanjangan alat birokrasi pemerintah, maka otomatis guru dan siswa pun ikut tereduksi karenanya. Nilai-nilai idealism yang seharusnya memancar dari lubuk profesinalismenya menjadi redup dan mandul akibatnya kuatnya birokrasi.

5.      Sistem pendidikan yang dilaksanakan kurang beriorentasi kepada penumbuhan kreativitas dan produktivitas siswa inovatif yang ingin tahu.[1]

 

B.     Solusi yang Ditawarkan

            Berdasarkan kelemahan-kelemahan system pendidikan yang telah diuraikan A. Qodry Azizi, penulis akan mencoba memberikan solusi dari beberapa kelemahan saja, yaitu Sistem pendidikan nasional kurang mempertimbangkan kenyataan di masyarakat, dan Sistem pendidikan yang dilaksanakan kurang beriorentasi kepada penumbuhan kreativitas dan produktivitas siswa inovatif yang ingin tahu.

1.      Sistem pendidikan nasional kurang mempertimbangkan kenyataan di masyarakat

      Masyarakat dipandang sebagai objek daripada subjek pendidikan . Masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam keputusan dan kebijakan pendidikan. Akibatnya, pendidikan dijalankan pemerintah mengalami aliansi dari kebutuhan masyarakat.

      Walaupun, kita sebagai pihak sekolah tidak dapat mengubah keputusan dan kebijakan pemerintah yang hanya melihat masyarakat sebagai objek, tetapi kita sebagai pihak bisa membuat suatu kegiatan yang menjadikan masyarakat sebagai subjek, yaitu dengan adanya Parent Day.

      Parent Day yaitu suatu hari ketika yang mengajar bukan guru sebagaimana hari-hari biasa , melainkan orangtua siswa dan warga masyarakat lainnya yang memiliki keahlian di bidang tertentu yang diperlukan siswa dan mempunyai komitmen di bidang pendidikan.

      Kegiatan yang hanya dilakukan selama sehari, ini bisa memberikan dampak yang baik selama berhari-hari bahkan bertahun-tahun  kepada siswa dan guru.

       

2.      Sistem pendidikan yang dilaksanakan kurang beriorentasi kepada penumbuhan kreativitas dan produktivitas siswa yang inovatif dan ingin tahu.

      Dengan dilaksanakannya Parent Day, siswa merasa sangat diuntungkan karena benar-benar mendapatkan informasi baru, actual, mendalam, dan demonstratif. Sebagai contoh, ketika seorang ahli bedah saraf menjelaskan tentang system kerja saraf manusia dengan alat peraga yang fungsional, siswa benar-benar memperoleh penjelasan yang lengkap dan mendalam. Disamping itu, banyak siswa yang lantas memiliki imajinasi menjadi dokter. Begitu juga dalam bidang-bidang lainnya, senantiasa mendapat renspon positif.

      Setelah siswa mendapatkan ilmu langsung dari masyarakat, daya kreativitas dan produktivitas mereka semakin meningkat, karena rasa ingin tahu mereka tentang cita-cita mereka telah terjawab langsung dari ahlinya. Mereka semakin bersemangat untuk menggapainya, sehingga ide kreativ mereka akan muncul dan mereka mulai aktif berkreasi dalam memproduksi.[2]

C.     Pihak-pihak yang dipertimbangkan dapat membantu terwujudnya Parent Day

1.      Kepala Sekolah

      Jabatan kepala sekolah diduduki oleh seseorang yang menyandang profesi guru. Kepala sekolah memiliki fungsi yang berdimensi luas. Salah satu fungsi dari kepala sekolah untuk membantu terwujudnya parent day, yaitu : “Kepala sekolah sebagai inovator” Kepala sekolah yang bermutu selalu melakukan inovasi secara berkelanjutan. Inovasinya diarahkan untuk memenuhi tuntutan “mutu masa depan”. Sesuai kebutuhan masyarakat. Tindakan inovasi kepala sekolah dilakukan untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimilki atau dapat diperoleh dari lingkungan.[3]

      Berdasarkan fungsi yang  dijelaskan, untuk memenuhi tuntutan “masa depan” , sesuai kebutuhan masyarakat, Parent Day adalah salah satu inovasi  yang bisa ditawarkan kepada kepala sekolah . Kepala sekolah dengan fungsi ini, dapat membantu terwujudnya Parent Day.

2.      Para Guru

      Guru yang memiliki peran sebagai penggerak, yaitu mobilisator yang mendorong dan menggerakkan system organisasi sekolah. Untuk mendorong dan menggerakkan system sekolah yang maju memang membutuhkan ide yang brilian guna mengefektifkan kinerja sumber daya manusia secara maksimal dan berkelanjutan[4]Parent day bisa ditawarkan sebagai ide brilian kepada guru untuk menjalankan perannya sebagai penggerak. Guru juga salah satu pihak yang dapat dipertimbangkan untuk terwujudnya parent day.

3.      Orangtua / Wali Murid

      Orangtua berperan penting dalam pendidikan seorang anak. Joyce L. Epstein mengungkapkan bahwa cara sekolah membina anak didik direfleksikan dalam cara sekolah memperlakukan keluarga anak didik. Jika pendidik/guru memandang anak didik sebagai terdidik ( student), mereka akan cenderung melihat sekolah terpisah dari keluarga anak didik. Keluarga cenderung melakukan pekerjaannya tanpa peduli dengan pendidikan anak-anaknya. Jika pendidik memandang anak didik sebagai anak-anak (children), mereka akan memandang keluarga sebagai tim kerjasama (partners) dengan sekolah dalam mendidik dan mengembangkankan pendidikan anak didik. Parent day akan terwujud jika keluarga menjadi partners tenaga pendidik , karena parent day sendiri merupakan suatu kegiatan yang membutuhkan kerjasama antara tenaga pendidik dan orangtua. Parent day adalah hari dimana orangtua atau masayarakat  bisa memberikan pengetahuan mengenai profesinya kepada seluruh siswa di sekolah.

D.    Langkah-langkah strategis yang harus dilakukan untuk mengimplementasikan gagasan sehingga tujuan atau perbaikan yang diharapkan dapat tercapai

            Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan sangatlah sederhana, tidak terlalu membutuhkan persiapan yang besar. Pihak sekolah hanya perlu mengadakan pertemuan dengan para orangtua murid , membahas apakah para orangtua siap dan mau untuk diundang ke sekolah sebagai narasumber atau pendidik dalam jangka wakttu sehari. Dengan jumlah siswa yang begitu banyak, tentunya pasti beberapa dari orangtua mereka bersedia dan berkempatan untuk memberikan pengetahuannya. Para orangtua mungkin berlomba-lomba memberikan pengetahuannya karena ada anaknya di sekolah tersebut, yang bisa menjadikannya bangga sebagai orangtua, sehingga para orangtua siswa mungkin saja menjadi guru dalam satu hari tanpa pamrih.


                [1] Ahmad Barizi, Menjadi Guru Unggul, ( Yogyakarta : Ar-ruzz Media, 2014), hlm. 50

                [2] Abdullah Idi, Sosiologi Pendidikan , ( Jakarta : RajaGrafindo Persada, 2015), hlm 40

                [3] Sudarwan denim, Profesi kependidikan, ( Bandung : Penerbit Alfabeta, 2013), hlm. 82

                 [4] hlm. 45


Bocah Yahudi dan Nabi Muhammad Saw.

BOCAH YAHUDI DAN NABI MUHAMMAD SAW.
        Anas bin Malik menceritakan sebuah kisah sebagai berikut. Pada Masa Nabi Muhammad saw. ada seorang anak kecil Yahudi. Beberapa kali, Nabi Muhammad menyuruhnya untuk sebuah keperluan. Pada suatu hari , anak kecil yahudi ini terkena sakit.
    Mendengar berita sakitnya , Nabi Muhammad segera berkunjung ke rumahnya untuk melihat keadaanya. Sesampai di rumah bocah yahudi itu, nabi Muhammad duduk tepat di kepalanya sambil menghiburnya. Nabi Muhammad berkata "wahai anak kecil masuklah ke dalam islam"
     Mendengar permintaan itu, anak kecil yahudi melirik ke bapaknya yang berada di sampingnya. Ayahnya pun menjawab "wahai anakku patuhlah kepada permintaan Nabi Muhammad"
    Anak kecil yahudi itu pun masuk islam di hadapan ayahnya dan Nabi Muhammad saw.
    Setelah beberapa waktu, Nabi Muhammad pun meminta pamit untuk pulang, sambil berkata "Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang menyelamatkan anak kecil ini dari siksa api neraka"
    ( Sumber : Adaptasi dari riwayat Al-Bukhari dan at-tirmidzi dari Anas Bin Malik dalam buku Muhammad Yasir, 20 anak hebat zaman Nabi Muhammad saw, (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama), 2014)

Pembuatan Susu bukti kebesaran dan Kekuasaan Allah

   Apa saja yang kita minum berasal dari Allah swt. dengan kondrat Allah SWT, air turun dari langit terasa tawar dan mudah diminum.
   Susu diperah dari hewan ternak ciptaan Allah swt. 
   Ilmu pengetahuan modern berusaha membuat susu tiruan dengan meramu unsur yang serupa dengan unsur yang terdapat pada susu murni ( hewani). Lalu diambil 20 ekor tikus percobaan. Yang 10 ekor diberi perlakuan minum susu murni, dan yang 10 ekor lainnya diberi perlakuan minum susu buatan. Dan hasilnya ?
   Tikus-tikus yang diberi minuman susu murni berkembang cepat dan sehat , sedangkan yang diberi susu buatan mati semua.
   Sampai sekarang ilmu pengetahuan mutakhir belum mampu membuat setetes pun susu buatan yang sama dengan susu asli.
   Negara negara yang mengalami kekurangan susu untuk kebutuhan rakyatnya belum mampu memecahkan persoalan, dan akhirnya melarang orang dewasa meminum susu murni agar kebutuhan bayi dan anak tercukupi. 
    Suatu mukjizat dan keajaiban ciptaan Allah bahwa meskipun kelenjar susu hewan mengalir darah, akan tetapi yang dihasilkan tidak bercampur darah.
     Firman Allah SWT. 
    "Kami memberimu minum dari apa yang berada di perutnya ( berupa ) susu yang bersih antara kotoran dan darah yang mudah ditelan bagi orang yang hendak meminumnya ( Q.S An-Nahl 66) 
 
Sumber : Prof. Dr. M. Mutawalli Asy-sya'rawi , Bukti bukti Adanya Allah , ( Jakarta : Gema Insani Press ,2000

Jumat, 07 Agustus 2020

Ngaji Bareng: Ma'rifat Al-Islam

Ma’rifat Al-Islam (Mengenal Islam)

 

Oleh: Hidayati Hijjah Nasution

 

Assalamu’alaikum Wrohmatullohi Wabarokatuh Readersfillah… Nah, sebelumnya saya mau tanyak nih, diantara readers sekalian, sudah pada kenal Islam gak nih? Wah kenal banget :D, Yahh gak terlalu L.. Umm..Secara kan, tugas utama kita setelah baligh ya harus mema’rifat kepada Allah SWT dan include juga segala hal yang Allah SWT ciptakan dan turunkan, termasuk “Islam” juga dong tentunya..

 

Langsung aja deh kita mulai bahasannya..

Islam secara bahasa berasal dari kata aslama (dalam bahasa arab) yang berarti tunduk, pasrah, atau menurut. Sedangkan makna Islam secara syar’i adalah diin yang diturunkan oleh Allâh SWT. kepada Nabi Muhammad SAW yang mengatur hubungan manusia dengan Allâh SWT., dengan dirinya sendiri dan dengan manusia lainnya.

1. Islam adalah Ad-Diin

a. Bukti bahwa Islam adalah ad-diin

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لإِثْمٍ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيم

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni`mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu." (TQS. Al-Maidah: 3).

b. Bukti bahwa Islam satu-satunya agama yang diridhai

  إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الإِسْلاَمُ

Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allâh hanyalah Islam." (TQS. Ali Imran: 19).

  وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الأَخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (TQS. Ali Imran: 85).

 

 

2. Islam Bersifat Syumul (Menyeluruh)

Islam adalah agama yang membahas dan mengatur segala aspek kehidupan (dari yang kecil hingga besar) secara menyeluruh. Tidak aka nada satu segi kehidupan pun yang luput dari aturan Islam. Oleh karena itu, Umat islam pun juga harus masuk kedalam Islam secara totalitas juga. Demikianlah Islam, totalitas dan tidak ada istilah sekuler dalam Islam.

 وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِينَ

Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al-Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri." (TQS. an-Nahl: 89).

    يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلاَ تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu." (TQS. al-Baqarah: 208).

3. Islam Bersifat Kamil (Sempurna)

  الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الآسْلاَمَ دِينًا فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni`mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu." (TQS. al-Maidah: 3).

4. Islam Bersifat Aplikatif

Ber-Islam tidak hanya sekedar mengetahui ilmu maupun ide yang ada. Akan tetapi Islam dengan aturan-aturan yang terkandung haruslah diaplikasikan secara totalitas.

  وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ

Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allâh turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu." (TQS. al-Maidah: 48).

5. Islam Bersifat ‘Alamiyah (Universal)

Islam bukanlah agama yang dimiliki oleh golongan atau kaum tertentu saja. Islam bukan lah hanya untuk bangsa arab saja. Islam bukanlah untuk yang mampu berbahasa arab saja. Akan tetapi Islam berlaku untuk seluruh manusia. Islam Rahmatan Lil Alamin.

  قُلْ يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا

"Katakanlah: "Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allâh kepadamu semua." (TQS. al-A'raf: 158).

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلاَ كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُون

Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui." (TQS. Saba': 38).

6. Islam Bersifat Tetap

Berubahnya zaman, Islam akan tetap seperti bagaimana Islam sejak diturunkan kepada Umat manusia. Jadi akidah dan syariat Islam tidak akan berubah hanya karena zamannya telah berubah. Dahulu alat transportasinya kuda dan unta sedangkan sekarang semakin canggih, seperti mobil, pesawat, sepeda motor dan lain-lain. Tapi kecanggihan zaman tidak akan merubah akidah dan syariat Islam. Walaupun begitu Islam tetap sesuai dengan zaman apapun. Dengan pengertian bahwa Zaman harus disesuaikan dengan syara’.

 َمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (TQS. Ali-Imran: 85).

7. Islam Bersifat Insaniyah (Manusiawi)

Karena sesuai dengan fitrah manusia. Islam mengakomodir seluruh kebutuhan manusia, Islam tidak mengekang suatu kebutuhan juga tidak mengumbarnya, akan tetapi Islam mengaturnya dengan aturan-aturan yang terperinci. Hal itu memungkinkan terpenuhinya semua kebutuhan manusia secara fitrah yang akan membawa kesejahteraan dalam kehidupan

 

Wallohua’lam Bish-Showab

 

Sampai jumpa diedisi berikutnyaa :D

 

Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

 

 

 

 

 

 

Al-Qur'an membahas tentang rahim

Oleh : Rahma Wati Matondang ( KKL IAIN Padangsidimpuan 2020)  Kini kita mulai membahas keajaiban janin dalam rahim, sebagaimana diutarakan A...