Ma’rifat Al-Islam (Mengenal Islam)
Oleh: Hidayati Hijjah Nasution
Assalamu’alaikum Wrohmatullohi Wabarokatuh Readersfillah… Nah, sebelumnya saya mau tanyak nih, diantara readers sekalian, sudah pada kenal Islam gak nih? Wah kenal banget :D, Yahh gak terlalu L.. Umm..Secara kan, tugas utama kita setelah baligh ya harus mema’rifat kepada Allah SWT dan include juga segala hal yang Allah SWT ciptakan dan turunkan, termasuk “Islam” juga dong tentunya..
Langsung aja deh kita mulai bahasannya..
Islam secara bahasa berasal dari kata aslama (dalam bahasa arab) yang berarti tunduk, pasrah, atau menurut. Sedangkan makna Islam secara syar’i adalah diin yang diturunkan oleh Allâh SWT. kepada Nabi Muhammad SAW yang mengatur hubungan manusia dengan Allâh SWT., dengan dirinya sendiri dan dengan manusia lainnya.
1. Islam adalah Ad-Diin
a. Bukti bahwa Islam adalah ad-diin
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لإِثْمٍ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيم
Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni`mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu." (TQS. Al-Maidah: 3).
b. Bukti bahwa Islam satu-satunya agama yang diridhai
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الإِسْلاَمُ
Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allâh hanyalah Islam." (TQS. Ali Imran: 19).
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الأَخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (TQS. Ali Imran: 85).
2. Islam Bersifat Syumul (Menyeluruh)
Islam adalah agama yang membahas dan mengatur segala aspek kehidupan (dari yang kecil hingga besar) secara menyeluruh. Tidak aka nada satu segi kehidupan pun yang luput dari aturan Islam. Oleh karena itu, Umat islam pun juga harus masuk kedalam Islam secara totalitas juga. Demikianlah Islam, totalitas dan tidak ada istilah sekuler dalam Islam.
وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِينَ
Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al-Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri." (TQS. an-Nahl: 89).
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلاَ تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu." (TQS. al-Baqarah: 208).
3. Islam Bersifat Kamil (Sempurna)
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الآسْلاَمَ دِينًا فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni`mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu." (TQS. al-Maidah: 3).
4. Islam Bersifat Aplikatif
Ber-Islam tidak hanya sekedar mengetahui ilmu maupun ide yang ada. Akan tetapi Islam dengan aturan-aturan yang terkandung haruslah diaplikasikan secara totalitas.
وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allâh turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu." (TQS. al-Maidah: 48).
5. Islam Bersifat ‘Alamiyah (Universal)
Islam bukanlah agama yang dimiliki oleh golongan atau kaum tertentu saja. Islam bukan lah hanya untuk bangsa arab saja. Islam bukanlah untuk yang mampu berbahasa arab saja. Akan tetapi Islam berlaku untuk seluruh manusia. Islam Rahmatan Lil Alamin.
قُلْ يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا
"Katakanlah: "Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allâh kepadamu semua." (TQS. al-A'raf: 158).
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلاَ كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُون
Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui." (TQS. Saba': 38).
6. Islam Bersifat Tetap
Berubahnya zaman, Islam akan tetap seperti bagaimana Islam sejak diturunkan kepada Umat manusia. Jadi akidah dan syariat Islam tidak akan berubah hanya karena zamannya telah berubah. Dahulu alat transportasinya kuda dan unta sedangkan sekarang semakin canggih, seperti mobil, pesawat, sepeda motor dan lain-lain. Tapi kecanggihan zaman tidak akan merubah akidah dan syariat Islam. Walaupun begitu Islam tetap sesuai dengan zaman apapun. Dengan pengertian bahwa Zaman harus disesuaikan dengan syara’.
َمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلاَمِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (TQS. Ali-Imran: 85).
7. Islam Bersifat Insaniyah (Manusiawi)
Karena sesuai dengan fitrah manusia. Islam mengakomodir seluruh kebutuhan manusia, Islam tidak mengekang suatu kebutuhan juga tidak mengumbarnya, akan tetapi Islam mengaturnya dengan aturan-aturan yang terperinci. Hal itu memungkinkan terpenuhinya semua kebutuhan manusia secara fitrah yang akan membawa kesejahteraan dalam kehidupan
Wallohua’lam Bish-Showab
Sampai jumpa diedisi berikutnyaa :D
Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar